Skip to content

LUCU..!!! juz like YOU

December 21, 2009

Selalu saja hujan dan kita berlarian mencoba menghindari genangan genangan air di jalan, berteduh di warung tenda yang tetap itu saja lalu menjejalkan diri di sudut kecil lesehan dengan tawa.

~sop buntut dan es teh manis dua porsi, ya kan..??~ lelaki muda usia belasan sepintas memastikan pesanan. ~betul…!!! makin pinter aja dul~ sahutmu pada abdul, putra si empunya warung tenda.

Malam, hujan, cinta, jogya, kamu, cukup sudah bagiku ini sempurna, ~ngelamun aja..!!!~ suaramu mengejutkan kusambut dengan cengiran. ~ada kabar terbaru apa pak pejuang~ aku memulai pembicaraan, pertanyaan lemparan yang sudah kupastikan akan membuat mu bercerita panjang sehingga tak perlu ada pertanyaan lanjutan.

Aku senang mendengarkan mu bercerita, tentang politik dan pemerintahan Indonesia. Sejujurnya aku tak begitu paham, yang kutunggu adalah beberapa ekspresi tertentu di wajahmu ketika pembicaraan mengenai si ini dan si itu di mulai.

Seperti malam ini, kamu bercerita tentang pemerintah yang semakin gila. Orang nomor satu Indonesia yang memang kamu tak pernah suka, dan aku mesem mesem saja. Atau ketika kamu bersuara dengan nada bangga, menuturkan kisah pejuang pejuang kemanusiaan yang endingnya bagiku selalu tidak indah dan sengsara. Miris memang, padahal aku hanya mendengar tak terbayang bagaimana yang dirasa sang pejuang.

Munir, favoritmu yang kucoba cari tau. Membaca garis besar kisah hidupnya lalu aku terkesima. Membuatku semakin cinta pada lelaki dihadapanku yang mengidolakannya.

Dari sudut lesehan, dengan cahaya lampu temaram, gemericik air hujan, butir keringat karena sop buntut yang pedas dan hangat, aku selalu menunggu berlomba dengan tebakanku mencari detik yang tepat untuk melihat ekspresi lucu mu yang jelas terpahat dalam memory ku. Lalu aku akan terbahak, merasa menang ketika detik yang kutebak tepat. Membuatmu sekali lagi melukis sebuah ekspresi yang makin membuatku terbahak. Berakhir dengan ~kenapa sih, malah ngakak~ tanyamu dengan raut wajah yang bagiku malah semakin lucu.

~berdoa aja yuk biar cepet kiamat, supaya republik ini gak tambah banyak dosa~ ajakmu setelah mengungkap betapa kamu kesal dengan pemerintah. Aku tertawa mendengarnya ~niat yang baik tapi cara penyampaian nya vulgar~ balasku.

~aku pejuang sayang, bukan pujangga jadi ya maklum bahasanya lurus jalan terus~ es teh manis yang hampir kutelan menyembur, aku tertawa benar benar tertawa ~lho.. kenapa~ bingung mu ~mau tau..?~ kamu mengangguk

bagiku

politik itu

Lucu

just like YOU

posting juga di ngerumpi

Advertisements
10 Comments leave one →
  1. December 21, 2009 04:29

    pejuang dan pujangga, ternyata bedanya di kata-kata ya 🙂
    bener juga.

  2. December 21, 2009 08:31

    Blogging itu seru.. just like you 😀

  3. December 21, 2009 10:58

    ehmmm…. crta yang bgs.. *padahal g ngerti apa yang di baca 😛 *

  4. December 22, 2009 02:22

    @ lina, ahahha sepertinya begitu mbak, lurus jalan terus..!! :mrgreen:

    @ zico, wooghh pinter ya sampean 😛

    @ linux, hemmmm, baca lagi biar ngerti 😆

  5. December 26, 2009 23:37

    Beneran queen… politik itu lucu, karena aku nggak paham jadinya kadang ketawa aja ngelihatnya… 🙂

  6. January 7, 2010 01:22

    Numpang pajang link yaaa 🙂

  7. January 7, 2010 12:55

    huakakakak boleh boleh silahkannn

    BAYAR..!!!!!! 😛

Trackbacks

  1. Bunch of Laf
  2. QUEENCORNER » New Yorkjekardah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: