Skip to content

wanita dan hatinya yang ke TIGA

January 15, 2010

Gw hampir tidak pernah jatuh cinta dengan teman,

kalau rasa simpati empati dan mentari bisa saja sekali dua mampir di hati. tapi jatuh cinta..? atau memutuskan memiliki dua faktor saja dari segitiga cinta dengan seorang teman, gw tidak pernah. Setidaknya sampai postingan ini di publish gw masih belum pernah.

Rasanya aneh, ketika banyak yang mungkin akan lebih memilih teman yang memang sudah dikenal atau setidaknya berasal dari lingkungan yang sama seperti satu sekolah,kampus,kantor atau organisasi lain untuk tidak sengaja dijatuhi cinta. Gw malah sebaliknya

Jangan Jangan gw ini kelainan, ihihihi.

Bagi gw jatuh cinta dengan dia yang ada dilingkungan yang sama dengan gw adalah kurang gimana gitu, sebut saja gw ini memang pencinta resiko. Kisah percintaan yang nyaman malah membuat gw tidak begitu senang.

Menemukan seseorang yang baru yang sebelumnya belum gw tahu, buat gw lebih menantang. Haduh haduh queeeeennnn aneh pisan. Yes i am memang 😛

Gak mau pongah apalagi takabur dengan memastikan diri tidak akan jatuh cinta dengan dia yang berasal dari lingkungan sekitar tapi sekali lagi sampai waktu gw posting ini. Gw masih belum berniat untuk puter arah.

Dulu waktu gw masih lebih aneh dari yang sekarang ihihihi apa sih ah, gw memang pernah menjalin hubungan *tsaaahhhh bahasanya* dengan beberapa lelaki yang notabenenya tidak berasal dari lingkungan sekitar gw.  Bahkan pernah dengan lelaki yang gak sengaja jadi teman seperjalanan yang gw temui dalam perjalanan pulang dari ibu kota. dan si lelaki ini menjadi satu satu nya pacar yang berada satu kota dengan gw, sisanya adalah mereka yang berasal dari kota yang sama tapi kuliah atau kerja di kota lain yang jelas tidak satu kota aja dah. betapa anehnya 😛

Ketika gw memutuskan untuk menjalin hubungan dan meningkatkan status hanya teman menjadi pacar,  gw terbiasa menyisakan sedikit tempat yang tak akan tersentuh dengan siapa saja. Hanya ada gw didalamnya. Jadi betapapun gw sakit nantinya, gw masih punya ruang di hati untuk pribadi dan menyembuhkan diri. Maaf, bukan berarti tidak percaya dengan pasangan tapi ini cara gw untuk berjaga jaga

Sering gw merasa salah gak ya salah gak ya, aneh gak sih aneh gak ah, tega kah gw, pertanyaan pertanyaan dalam hati yang  serupa begitu lah,  halahh dasar wanita. Sering nya penuh  ragu :mrgreen:

Setelah gw baca tulisan bang toga, salah seorang blogger idola gw. Yang isi blognya sarat makna, pemaparan tentang agama, cinta dan wanita dari sisi sebelah lain yang seringnya membuat gw ternganga nganga :P. Jadi, sepertinya ini dia jawabnya. Bahwa meminjam istilah bang Toga wanita memang seharusnya punya tiga hati.

Yang pertama untuk diberikan ke seluruh dunia, yang kedua hanya untuk yang dicintainya. Namun yang ketiga, harus disimpannya sendiri. Itulah hati yang selalu perawan, berjarak dari luka, tempat terakhir untuk bersembunyi, ketika segalanya terasa menyesak dada.

Kami pria, cukup satu hati saja. Sebab, ketika kami memberikan hati, yakinlah, maksimalnya jumlahnya cuma sepertiga

Nah, sekarang gw jadi tidak ragu lagi untuk tetap menjadi pecinta resiko urusan mencinta, ceteris paribus alias dengan faktor faktor lain dianggap konstan. istilah auditnya wajar dengan pengecualian :mrgreen:

Advertisements
17 Comments leave one →
  1. January 18, 2010 06:16

    … kalo boleh kasih advice tambahan: berhati-hatilah dengan hati, krna hati, walau tempatnya di tengah kedirian kita, tapi tak selalu tunduk kepada perintah kt.

    oiya, tuh posting disinggung2 jg dlm buku simbok venus/silly itu loh.. *bangga kekanak2an*

    • January 18, 2010 06:30

      jiahhhh..!!!! langsung muncul

      jadi begini pembaca sekalian.
      waktu gw publish ini posting, tau2 bang toga nongol di YM

      dan taraaaaaa…. udah disini juga tak taunya

      soal disebut2 di buku itu, ia aku juga membacanya. ahhhhhhh memang tersohor angka tiga. angka tiga lhoo bukan penulisnya 😆

      😛

  2. January 18, 2010 06:36

    sepertinya, benar sekali,…
    semaksimal maksimalnya, cuman spertiga…

  3. January 18, 2010 06:48

    Pengen c0mment..buanyak yg mental mentul d kepala..tp mampet gk bs meluncur k keyb0ard.. *gw msti k bl0g’a bang T0ga juga* permisi…

  4. Yohanes Han's permalink
    January 18, 2010 06:53

    tapi kita harus berhati-hati lho bila berurusan dengan apapun itu yg melibatkan hati dan perasaan, karena gampang sekali tertelan perkataan sendiri 😛

    apa yang kita singkapi “anti” dengan melibatkan hati kita, bisa-bisa malah nanti kita tertelan olehnya 🙂

    achhh…. Queeny, kenapa belakangan ini dirimu jadi romantis begini ya? apakah ini pertanda udah kebelet kawin? 😀 😀 😀

    • January 18, 2010 07:01

      maka dari itulah masterrr, kan udah dipasang ajimat itu disituuu

      paragrap keberapa itu yang isinya anu itu 😆

      “tidak mau pongah”

      sapa bilang mau kawin,,

      MAU BANGETTTT

      ROFL 17X

  5. Lionheart permalink
    January 18, 2010 06:57

    Terus kakak di hati yg sebelah mana ne?

  6. January 18, 2010 23:21

    hu’um.. menjaga hati..
    yaa,, jangan terlalu mudah memberi hati..
    simpan saja untuk yang terbaik.. 🙂

  7. January 20, 2010 03:52

    Hati satu atau tiga nggak masalah ( bagiku :mrgreen: ), yang penting sehat 🙂

    • January 20, 2010 04:40

      jiakakakakakka, bukan hati yang itu kakak tapi hati yang anu

      saran sajah, pesannya yaitu jangan berlebihan pake hati.

  8. January 20, 2010 08:10

    ohhh…tiga ya bok? 😉

    iya bok, lebih banyak lebih baek 😆

  9. January 24, 2010 01:46

    ah.. hati ketiga… tempat bersembunyi utopia
    yang rapuh untuk dijaga

    sebab ketika seorang perempuan mencintai, ia akan sulit untuk tidak memberikan dua hatinya kepada orang yang dicintainya.

    memberikan dua hatinya bahkan kseluruhannya, ahh perempuan memang begitu. bahkan aku sangat sangat sangat berusaha keras buat nyimpen hati yang ketiga. untuk case tertentu si bungsu ini terberikan juga. 😦

  10. January 24, 2010 16:33

    postinganb dan asal ide postingannya,
    sama2 keren nih

    YM bang toga apa toh ? 😀

    yang kasihh komen juga gak kalah kerenn, blogger idola saya juga om warm nya 😛

    YM nya ada diblog bang toga om, di efbenya juga ada kuq 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: