Skip to content

BERAKHIR

March 5, 2010

Pernah ada ketika jarak tak menjadi masalah diantara kita. Meski terpisah jauh, hatiku selalu melantunkan nada rindu yang sama degan mu. Menelusur pepohonan dan berhembus diantara angin, menyampaikan hangatnya.

Pernah ada ketika aku memejamkan mata dan merasakan rengkuhmu adalah nyata, mendengar melodi nafas mu melantun lewat selular, menikmati setiap gumam tak sadar yang kamu ucapkan. Tersenyum hingga aku terlelap.

Pernah ada ketika airmataku berurai karena rindu tak tertahan, terisak ditemani malam tak lagi mampu diredam. Aku ingin memeluk nyatamu saat itu juga.

Pernah ada ketika sabarku tak lagi diam, entah kemana ia hilang.Ingin menyerah pada jarak, menyerah pada keadaan,menyerah pada kita. Seperti IRIS and i give up forever to touch you.

Aku merencanakan menyerah, rencana yang tak pernah menjadi nyata. Bahwa jika kamu tak mencintaiku seperti yang kumau, bukan berarti kamu tak  mencintaiku dengan segala yang kau punya. Satu pemakluman atas cinta yang tak sempurna. Toh sempurna memang tak pernah ada.

Aku tak akan melepas genggaman darimu, tepat seperti pintamu padaku. Bahwa akulah yang menguatkanmu, lalu kenapa kamu menyerah.

Atas semua salahku aku minta maaf, aku sudah fikir berkali kali sebelum memutuskan ini. Terimakasih sudah menjadi bagian terindah dalam hidupku, tapi aku sadar aku gak pantes buat kamu. Aku gak mau terus menyakiti mu, hanya bisa berdoa agar kamu selalu mendapat yang terbaik dalam hidup.

Kenanglah aku seperti yang kamu mau, aku akan menyimpanmu dalam hatiku. Aku bukan hanya menangis, teramat sakit bicara seperti ini. Tapi aku ingin kamu bisa hidup bahagia. Demi aku, demi kita.

Jika kamu menangis atas keputusan mu, dan aku terisak pilu karenamu lalu mengapa berpisah.

Aku ingin percaya bahwa alasanmu adalah sebuah kebohongan. Penjelasan manis yang meleburkan hati menjadi serpihan. Hingga sakit dan teriris tak lagi menjadi menu utama pagi ini. Tapi hatiku sudah memutuskan sejak awal bahwa ia akan mempercayaimu.

Kehilanganmu adalah luka, tapi jika kamu tak merasa pantas untukku bagaimana bisa aku memaksamu.

Pergilah, dan aku akan memulai sejarahku yang baru.

Denganmu, sebagai kenangan.

-Lantai tujuh ragunan-

Berakhir

Advertisements
14 Comments leave one →
  1. March 5, 2010 01:39

    fraktura hepatica…fractura.. 😀 sabar tante 😀

  2. March 5, 2010 01:48

    heiiiii…..cantikk…..AYOO SENYUMM!

    Taukah kamu “Bahwa janji ALLAH itu PASTI!….dan bahwa perempuan baik2 memang akan mendapat lelaki baik juga?”

    jadiiii…..percaya aja ama ALLAH!

    Kalau dia memang sebaik dirimu di mata ALLAH, then ga akan ada yang bisa jadi penghalang di antara kalian!….begitu juga sebaliknya!

    Tapiii kalau memang menurut ALLAH, bahwa you deserve more than that……maka coba dianalisis yang bener!……pilihannya cuma 3 : “salah satu harus turun derajat atau salah satu harus naik derajat atau ganti yang lain lagi!”

    Pahit…..TAPI ALLAH MAHA TAU YANG TERBAIK UNTUKMU!…..masak ga percaya??

  3. March 5, 2010 02:02

    wah, baru putus ya? take your time… time will heal 😀

  4. March 5, 2010 02:12

    @plukz : ahahahha terlalu ilmiah, bilang aja patah hati. fraktura hepatika segala, cih !!! 😆

    @le : i’ll do 😉

    @mbok aishi : terimakasih mbokk, sebuah pencerahannnnnnn. aku akan selalu percaya sama DIA dan seKUFU NYA.

    senyuuuuuuuuuuummmmmmmmmm !!!!!! 🙂

  5. pandaya permalink
    March 5, 2010 02:33

    aduh, saya suka skali…
    *langsung melow*

  6. March 5, 2010 03:00

    santai aja… hidup ini indah sob……

  7. March 5, 2010 03:42

    hiks..kenapa menyerah pada jarak ? jika ke duanya merasa sakit kenapa mesti berakhir ??
    cinta itu bisa menembuh ruang dan waktu….tapi jika ini keharusan, iklaskanlah
    toh kalau jodoh tak kan lari kemana 🙂

    ayoo senyuum ratukuuuu 😛

  8. firmatha permalink
    March 5, 2010 11:13

    semangat…ada saat kita harus bersabar dan menunggu mmomen terindah itu datang…

  9. March 5, 2010 15:45

    Selamat jalan cinta. Selamat datang kebebasan. Mudah2an kau datang membawa cinta yg tidak saja baru, tp juga… Aha, ini baru cinta. 😉

  10. March 6, 2010 09:36

    kenapa cerita kita (kembali) sama… big hug,,,,,,
    ingat sabar dan sholat sebagai pelindung dan kekuatan sayang….

  11. March 9, 2010 18:20

    Hmm… Menyerah dikala jalan keluar tak lagi tampak.

  12. March 11, 2010 09:41

    berakhir sudah, tinggal kenangan yang akan selalu dikenang atau dibuang??? ^^ salam kenal..

  13. March 11, 2010 16:24

    *pelukpeluk queeny*

Trackbacks

  1. Bunch of Laf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: